Cara Penanganan Bartholinitis

jika Anda memiliki keluhan terkait kelenjar Bartholin, sebaiknya periksakan langsung diri Anda ke dokter ya. Jika perlu, dokter akan melakukan pemeriksaan laboratorium, biopsi, atau juga pengambilan sampel lendir serviks untuk kemudian diperiksa secara mikroskopik di laboratorium. Bagaimana penanganan yang tepat nantinya, apakah perlu dilakukan operasi, atau bisa juga menggunakan alternatif terapi lainnya, semua bergantung pada diagnosis yang ditegakkan dokter.



biasanya pada pemeriksaan dalam keadaan normal tidak teraba. Bartholinitis menimbulkan pembengkakan pada bagian alat kelamin luar wanita. Biasanya, pembengkakan disertai dengan rasa nyeri hebat bahkan sampai tak bisa berjalan. Selain itu kista bartholin juga dapat disertai dengan demam, seiring pembengkakan pada kelamin yang memerah.

>>>bagaimana cara penanganan bartholinitis? [klik disini Untuk Konsultasi]

Wanita yang mengalami gangguan kesehatan karena kista atau abses Bartholin dapat menjalani prosedur eksisi untuk meredakan gejalanya. Prosedur ini dapat menghilangkan kista serta mencegah supaya kista tidak tumbuh kembali.

Penanganan kista Bartholin biasanya ditentukan oleh keparahan gejalanya. Kebanyakan pasien tidak merasakan gejala apapun, sehingga mereka tidak memerlukan pengobatan. Namun, intervensi bedah sebaiknya dilakukan jika kista mengakibatkan masalah serius, termasuk nyeri saat beraktivitas normal, seperti berhubungan seksual, berjalan, atau duduk. Kondisi ini jika terinfeksi disebut bartholinitis, dan jika ada mengumpulan nanah disebut abses bartholin. Selain pemberian antibiotika, tindakan bedah umumnya diperlukan apda kasus ini karena antibiotika saja umumnya tidak dapat menyembuhkan gangguan ini.

Sebelum prosedur, dokter akan mengambil sampel cairan dari lubang vagina untuk dianalisis. Jika dibutuhkan, dokter akan menyarankan biopsi untuk memeriksa apakah kista dapat diangkat atau gejala pasien ternyata disebabkan oleh masalah yang lebih serius, seperti kanker vulva yang amat langka. Biasanya, dokter akan menyarankan pemotongan kista bila ditemukan abses pada kista. Kista yang berukuran besar juga dapat dikeluarkan cairannya supaya tidak tumbuh lagi.

Cara Kerja Eksisi Kista Bartholin

Pemotongan kista Bartholin dapat dilakukan dengan dua teknik bedah utama memasukkan kateter balon atau melalui marsupialisasi. Jika menggunakan teknik kateter balon, cairan – mukus atau nanah – akan dikeluarkan dari dalam kista Bartholin. Prosedur rawat jalan ini juga dikenal sebagai fistulisasi atau pemasangan kateter.

>>>berapa biaya penanganan kista bartholinitis? [klik disini]
Kemungkinan Komplikasi dan Resiko Eksisi Kista Bartholin

Kemungkinan komplikasi dan resiko dari prosedur eksisi dengan kateter balon adalah:

  • Nyeri di sekitar tempat memasukkan kateter selama pasien menunggu proses epitelisasi

  • Nyeri atau tidak nyaman saat berhubungan seksual
  • Pembengkakan pada labia, atau bibir vagina
  • Pendarahan yang sangat banyak saat prosedur
  • Bekas luka yang tidak enak dilihat
  • Infeksi di sekitar luka


Teknik marsupialisasi dapat menyebabkan komplikasi berikut:

  • Infeksi
  • Kista atau abses tumbuh lagi
  • Pendarahan berlebih
  • Nyeri pasca-bedah

Cara Penanganan Bartholinitis Terasa Sakit

Hindari penggunaan celana dalam atau celana yang terlalu ketat dan sebaiknya kenakan rok untuk sementara waktu. Sebaiknya, anda juga mengkonsultasikan diri anda ke fasilitas kesehatan seperti klinik atau rumah sakit terdekat untuk dilakukan pembersihan luka yang lebih baik dan juga dapat diberikan obat sementara waktu untuk mencegah terjadinya infeksi sekunder pada luka sebelum berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit dan kelamin atau dokter spesialis kandungan. Selain itu, hindari terkenanya luka dari air untuk sementara waktu.

>>>butuh bantuan chat online<<< [klik disini untuk konsultasi dengan dokter]

Segera Konsultasikan Pada Klinik Utama Sentosa

Klinik Utama Sentosa adalah klinik spesialis penyakit kelamin yang memiliki peralatan atau alat-alat medis yang sudah modern dan canggih dan bertaraf nasional. Dan ditangani oleh para dokter yang sudah ahli didalam bidangnya, selain itu biaya perawatan yang sangat terjangkau. Lokasi klinik yang sangat strategis yang berada di Jakarta Indonesia. Sangat mengutamakan kepuasan dan kesembuhan setiap pasiennya dengan memprioritaskan pasiennya nomor 1 dalam setiap pelayanannya.
Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai penyakit menular seksual (PMS) lainnya segera hubungi hotline kami di nomor 0813 6262 1616.

Klinik Utama Sentosa adalah salah satu klinik spesialis penyakit kelamin yang berada di Jakarta, Indonesia. Menangani setiap permasalahan penyakit kelamin seperti penyakit menular seksual (PMS), infeksi menular seksual (IMS), Andrologi dan Ginekologi. Didukung oleh dokter ahli dan peralatan medis yang modern guna membantu proses perawatan penyakit kelamin .

RESERVASI ONLINE







Jl.Raya boulevard timur blok ND1 No 53 kelapa gading,Jakarta utara
Telepon : 081362621616
Jam Buka : Senin - Minggu
Pukul : 09:00 s/d 21:00 WIB
copyright © 2016 Klinik Sentosa all right reserved