Apa Yang Menjadi Gejala Pada Phimosis?

Phimosis adalah penyempitan pembukaan kulup sehingga tidak dapat ditarik kembali ke ujung alat kelamin. Kondisi ini merupakan kejadian normal pada bayi laki-laki yang baru lahir, namun seiring dengan berjalannya waktu kulit yang menempel ke ujung alat kelamin pria dapat ditarik kembali saat kulit khatan mengendur. Phimosis juga dapat terjadi jika kulit khatan dipaksa kembali sebelum siap untuk ditarik. Dan dapat menyebabkan bekas luka berserat yang terbentuk yang dapat mencegah pencabutan kulit khatan.

Saat kulup memendek bisa terjadi akumulasi cairan putih yang disebut smegma. Terkadang urine yang dapat terakumulasi dibawah kulup menyebabkan efek yang lain. Gejala dan sifat kulit khatan yang tidak dapat ditarik kembali sebagai bagian dari proses pertumbuhan yang normal. Retraksi dengan paksa dapat berbahaya bagi setiap anak dan harus dihindari.

  • Aliran saluran kemih
  • Kemerahan dan pembengkakan pada alat kelamin pria
  • Nyeri saat buang air kecil (BAK atau kencing) terkadang retensi urine
  • Ketidamampuan untuk menarik kembali kulup diatas kelenjar
  • Rasa sakit
  • Adanya bekas luka
  • Nyeri preputial
  • Iritasi kulit
  • Infeksi lokal
  • Bekas luka pada kulit khatan dan berdarah
  • Balutan kulit khatan saat buang air kecil (BAK atau kencing) atau tonjolan yang dapat terlihat di ujung alat kelamin pria saat urine terakumulasi dibawah kulup
  • Adanya darah didalam urine (hematuria)
  • Infeksi saluran kencing yang sering (urgensi kencing)
  • Pembukaan perut yang kecil
  • Jika phimosis terjadi maka itu sangat parah dengan stenosis atau lesi glanular
  • Nanah dari alat kelamin pria yang disebut balanoposthitis
  • Ereksi yang menyakitkan
  • Nyeri saat berhubungan seksual
  • Kesulitan buang air kecil (BAK atau kencing)
  • Aliran urine yang lemah

>>>gejala phimosis [klik disini Untuk Konsultasi]
Gejala Pada Phimosis Yang Lainnya Meliputi:

Gejala phimosis yang paling umum namun setiap anak dapat mengalami gejala yang berbeda.

  • Menonjolnya pada kulit khatan saat buang air kecil (BAK atau kencing)

  • Ketidakmampuan untuk sepenuhnya menarik kembali kulup pada usia 3 tahun

  • Pembengkakan pada ujung alat kelamin pria saat kulup ditarik ke belakang

  • Adanya rasa sakit

  • Ketidakmampuan menarik kulup kembali ke ujung alat kelamin pria

  • Perubahan warna dari warna merah gelap atau kebiruan dari ujung alat kelamin pria

Jika ini terjadi maka setiap anak harus melakukan konsultasi dan pemeriksaan dengan sokter spesialis karena dapat menjadi keadaan yang sangat parah. Gejala phimosis dapat menyerupai masalah lain atau kondisi lain. Dan dokter akan mendiagnosis secara hati-hati agar diagnosisnya tepat dan perawatan yang ditentukan dapat berjalan dengan lancar.

>>>butuh bantuan chat online [klik disini untuk konsultasi dengan dokter]

Segera Konsultasikan Pada Klinik Utama Sentosa

Klinik Utama Sentosa adalah klinik spesialis penyakit kelamin yang memiliki peralatan atau alat-alat medis yang sudah modern dan canggih dan bertaraf nasional. Dan ditangani oleh para dokter yang sudah ahli didalam bidangnya, selain itu biaya perawatan yang sangat terjangkau. Lokasi klinik yang sangat strategis yang berada di Jakarta Indonesia. Sangat mengutamakan kepuasan dan kesembuhan setiap pasiennya dengan memprioritaskan pasiennya nomor 1 dalam setiap pelayanannya.
Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai penyakit menular seksual (PMS) lainnya segera hubungi hotline kami di nomor 0813 6262 1616.

Klinik Utama Sentosa adalah salah satu klinik spesialis penyakit kelamin yang berada di Jakarta, Indonesia. Menangani setiap permasalahan penyakit kelamin seperti penyakit menular seksual (PMS), infeksi menular seksual (IMS), Andrologi dan Ginekologi. Didukung oleh dokter ahli dan peralatan medis yang modern guna membantu proses perawatan penyakit kelamin .

RESERVASI ONLINE







Jl.Raya boulevard timur blok ND1 No 53 kelapa gading,Jakarta utara
Telepon : 081362621616
Jam Buka : Senin - Minggu
Pukul : 09:00 s/d 21:00 WIB
copyright © 2016 Klinik Sentosa all right reserved