Apa Yang Menyebabkan Penyakit Cystitis?

Penyebab penyakit cystitis yang paling umum. Bakteri yang paling umum dapat menyebabkan infeksi saluran kemih (ISK) adalah eschericia coli (e. coli). Bakteri ini sering ditemukan ketika urine dilakukan pemeriksaan. E. coli umumnya ditemukan disaluran pencernaan dan usus. Dalam setiap kondisi yang normal tidak berbahaya. Namun e. coli tumbuh subur dilingkungan asam kandung kemih yang dapat menggandakan lapisan kandung kemih.

Biasanya bakteri yang disebut e. coli hidup di kulit dan di usus dan tidak berbahaya. Tetapi jika masuk ke uretra yang merupakan tabung yang membawa keluar dari tubuh, e. coli dapat berakhir dikandung kemih dan dapat menyebabkan masalah. Kondisi seperti ini tidak umum namun bisa mendapatkan penyakit cystitis dari:

  • Bahan kimia dalam produk perawatan pribadi seperti mandi busa, sabun dan alat kontrasepsi
  • Obat-obatan kemoterapi
  • Kerusakan akibat operasi kandung kemih atau kateter, tabung yang membantu buang air kecil (BAK atau kencing) dari kandung kemih
  • Radiasi untuk menangani kanker disekitar panggul (pelvic)

Beberapa orang memiliki kondisi yang disebut interstitial cystitis dimana kandung kemih terus membengkak.

>>>penyebab penyakit cystitis [klik disini Untuk Konsultasi]
Penyebab Penyakit Cystitis

Penggunaan kateter yang lama dapat menyebabkan penyakit cystitis. Ada banyak kemungkinan penyebab penyakit cystitis. Dan sebagian besar bisa menular kebanyakan berasal dari infeksi yang naik. Bakteri yang masuk dari struktur genitourinari eksternal. Faktor risikonya meliputi:

  • Penggunaan tampon, ketika memasukkan tampon ada sedikit risiko bakteri masuk melalui uretra

  • Memasukkan dan mengubah atau penggunaan kateter kemih yang berkepanjangan. Kemungkinan kateter akan membawa bakteri disepanjang saluran kemih

  • Diafragma untuk pengendalian kelahiran, kerentanan penyakit cystitis adalah pada wanita terutama yang menggunakan diafragma dengal alat kontrasepsi, dibandingkan dengan wanita yang aktif secara seksual yang tidak menggunakannya

  • Kandung kemih yang penuh. Jika kandung kemih tidak dikosongkan sepenuhnya maka dapat menyebabkan bakteri berkembang biak. Kondisi seperti ini sangat umum pada wanita hamil atau pada pria yang memiliki prostat yang membesar

  • Aktifitas seksual, pada wanita yang aktif secara seksual memiliki risiko lebih tinggi terhadap bakteri yang masuk melalui uretra

  • Penyumbatan dibagian sistem kandung kemih yang mencegah aliran urine

  • Masalah kandung kemih atau ginjal

  • Berhubungan seks yang kuat atau sering yang dapat meningkatkan kerusakan fisik yang pada gilirannya meningkatkan kemungkinan penyakit cystitis

  • Tingkat hormon, selama menopause tingkat hormon menurun, dan lapisan uretra menjadi lebih tipis, semakin tipis lapisannya maka semakin tinggi kemungkinan infeksi dan kerusakan. Setelah menopause risikonya lebih tinggi

  • Jenis kelamin, pembukaan uretra wanita dekat dengan anus daripada pria, jadi risiko lebih tinggi dari bakteri dari usus yang memasuki uretra

  • Pengurangan mukus, selama menopause wanita yang menghasilkan lebih sedikit lendir didaerah alat kelaminnya. Maka lendir ini biasanya berfungsi sebagai lapisan pelindung terhadap bakteri

  • Radioterapi, kerusakan pada kandung kemih dapat menyebabkan cystitis radiasi lanjut

Pada wanita yang menjalani terapi hormon memiliki risiko lebih rendah terkena cystitis dibandingkan dengan wanita menopause yang tidak menjalani terapi hormon. Namun terapi hormon memiliki serangkaian risiko tersendiri, sehingga tidak secara rutin digunakan untuk perawatan penyakit cystitis menular pada wanita pasca menopause.

>>>untuk lebih jelas? [klik disini]
Penyakit Cystitis Disebabkan Oleh:

Sebagian besar kasus yang diduga terjadi ketika bakteri yang hidup tidak berbahaya di usus atau di kulit masuk ke kandung kemih melalui uretra (tabung yang membawa urine keluar dari tubuh), namun penyebabnya meliputi:

  • Berhubungan seks
  • Menyeka bagian bawah setelah mencuci area genital terutama jika mengelap dari belakang ke depan
  • Memasukkan kateter tampon atau kemih (tabung tipis yang dimasukkan ke uretra untuk mengalirkan kandung kemih)
  • Menggunakan diafragma untuk kontrasepsi

Pada wanita yang kemungkinan lebih sering mendapatkan penyakit cystitis daripada pria karena anus lebih dekat ke uretra dan uretra jauh lebih pendek yang berarti bakteri kemungkinan bisa masuk kandung kemih lebih mudah.

>>>butuh bantuan chat online [klik disini untuk konsultasi dengan dokter]


Segera Konsultasikan Pada Klinik Utama Sentosa

Klinik Utama Sentosa adalah klinik spesialis penyakit kelamin yang memiliki peralatan atau alat-alat medis yang sudah modern dan canggih dan bertaraf nasional. Dan ditangani oleh para dokter yang sudah ahli didalam bidangnya, selain itu biaya perawatan yang sangat terjangkau. Lokasi klinik yang sangat strategis yang berada di Jakarta Indonesia. Sangat mengutamakan kepuasan dan kesembuhan setiap pasiennya dengan memprioritaskan pasiennya nomor 1 dalam setiap pelayanannya.
Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai penyakit menular seksual (PMS) lainnya segera hubungi hotline kami di nomor 0813 6262 1616.

Klinik Utama Sentosa adalah salah satu klinik spesialis penyakit kelamin yang berada di Jakarta, Indonesia. Menangani setiap permasalahan penyakit kelamin seperti penyakit menular seksual (PMS), infeksi menular seksual (IMS), Andrologi dan Ginekologi. Didukung oleh dokter ahli dan peralatan medis yang modern guna membantu proses perawatan penyakit kelamin .

RESERVASI ONLINE







Jl.Raya boulevard timur blok ND1 No 53 kelapa gading,Jakarta utara
Telepon : 081362621616
Jam Buka : Senin - Minggu
Pukul : 09:00 s/d 21:00 WIB
copyright © 2016 Klinik Sentosa all right reserved